Katanya, hidup penuh gairah
saat jiwa bersemat asa
hingga mengurai gelisah
dan mencipta hangatnya nuansa
Seperti senja yang akrab dengan pekat
menjemput fajar dengan semburat cahaya kuning kemerahan
tuk bersiap memangku pagi
meski awan sedikit kelabu menggelayut di langit
Telur dan roti telah siap di meja
teh hangat pun turut serta
namun tak sempat kau sentuh
kau tergesa, baiklah
Telah kita tuntaskan rasa penat kemarin
dibuang saja dengan tidur tanpa mimpi
bersiap menyambut hari
merajut asa kembali
tuk warnai hidup
Selamat pagi :)
-Y-
Kamis, 27 November 2014
Selasa, 11 November 2014
Aku Ingin
aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
(Sapardi Djoko Damono-1989)
Langganan:
Postingan (Atom)
Carpe Diem
Last year, I labeled it the most headache year, but also amusing cause I achieved the highest level of my education so far. Surprisingly, t...